Ekologi Dan Dampak Perkembangan Iptek Terhadap Kehidupan Manusia & Proposisi
Nama : Valentina Dumaris Simangunsong
NPM :
16515998
Kelas : 1PA03
Ekologi
Dan Dampak Perkembangan Iptek Terhadap Kehidupan Manusia
Ekologi adalah ilmu yang mempelajari interaksi antara organisme dengan
lingkungannya dan yang lainnya. Ekologi juga berasal dari bahasa yunani yaitu
oikos (habitat) dan logos (ilmu). Ekologi diartikan sebagai ilmu yang
mempelajari baik interaksi antara makhluk hidup maupun interaksi makhluk hidup
dan lingkungannya. Istilah ekologi pertama kali di kemukakan oleh Ernst Haeckel
(1834-1914) .
Dalam
ekologi makhluk hidup dipelajari sebagai kesatuan atau sistem dengan
lingkungannya. Pembahasan ekologi tidak lepas dari pembahasan ekosistem dengan
berbagai komponen penyusunnya, yaitu faktor abiotik dan biotik.
Faktor
abiotik, antara lain :
1. Suhu
2. Air
3. Kelembaban
4. Cahaya
5. Topografi
Faktor
biotik adalah makhluk hidup yang terdiri dari :
1. Manusia
2. Hewan
3. Tumbuhan
4. Mikroba
Ekologi juga
berhubungan erat dengan tingkatan-tingkatan organisasi makhluk hidup, yaitu
Populasi, Komunitas dan Ekositem yang saling mempengaruhi dan merupakan suatu
sistem yang menunjukkan kesatuan. Ekologi merupakan cabang ilmu yang relatif
baru. Akan tetapi ekologi mempunyai pengaruh yang besar terhadap cabang
biologinya. Ekologi mempelajari bagaimana makhluk hidup dapat mempertahankan
kehidupannya. Ekologi biologi dan ilmu kehidupan lainnya saling melengkapi
dengan zoologi dan botani yang menggambarkan hal bahwa ekologi mencoba
memperkirakan dan ekonomi energi yang menggambarkan kebanyakan rantai makanan
manusia dan tingkat tropik.
Dampak Perkembangan Iptek terhadap Kehidupan Manusia
Perkembangan
dunia iptek yang demikian pesatnya telah membawa manfaat luar biasa bagi
kemajuan peradaban umat manusia. Perkembangan dunia iptek dianggap sebagai
solusi dari permasalahan yang ada. Bahkan ada yang memuja iptek sebagai
liberator yang akan membebaskan mereka dari kurungan kefanaan dunia.
Iptek
diyakini akan memberi umat manusia kesehatan, kebahagiaan dan imortalitas.
Dalam peradaban modern yang muda, terlalu sering manusia terheyak disilusi dari
dampak negatif iptek terhadap kehidupan umat manusia. Kalaupun iptek mampu
mengungkap semua tabir rahasia alam dan kehidupan, tidak berarti iptek sinonim
dengan kebenaran. Sebab iptek hanya mampu menampilkan kenyataan. Kebenaran yang
manusiawi haruslah lebih dari sekedar kenyataan obyektif. Kebenaran harus
mencakup pula unsur keadilan. Tentu saja iptek tidak mengenal moral
kemanusiaan. Oleh karena itu iptek tidak pernah bisa menjadi standar kebenaran
ataupun solusi dari masalah-masalah kemanusiaan.
Dampak
positif dan dampak negatif dari perkembangan teknologi dilihat dari berbagai
bidang:
1.
Bidang Informasi dan Komunikasi
Dalam bidang informasi dan komunikasi telah terjadi
kemajuan yang sangat pesat. Dari kemajuan itu dapat kita rasakan dampak
positifnya, yaitu :
a. Kita akan
lebih cepat mendapatkan informasi-informasi yang akurat dan terbaru dibumi
bagian manapun melalui internet.
b. Kita
dapat berkomunikasi dengan teman, maupun keluarga yang sangat jauh hanya dengan
melalui handphone.
Disamping
keuntungan-keuntungan yang kita peroleh ternyata kemajuan-kemajuan teknologi
tersebut dimanfaatkan juga untuk hal-hal yang negatif, yaitu :
a. Pemanfaatan jasa komunikasi oleh jaringan teroris.
b. Penggunaan
informasi tertentu dan situs tertentu yang terdapat di internet, biasanya
disalahgunakan oleh pihak tertentu dan untuk tujuan tertentu.
2. Bidang
Ekonomi dan Industri
Dalam bidang ekonomi teknologi berkembang sangat
pesat. Dari kemajuan teknologi dapat kita rasakan manfaat positifnya antara
lain :
a. Pertumbuhan ekonomi yang semakin tinggi
b. Terjadinya industrialisasi
c. Produktifitas dunia industri semakin meningkat
3. Bidang
Sosial dan Budaya
Akibat kemajuan teknologi bisa kita lihat :
a. Meningkatnya rasa percaya diri. Kemajuan ekonomi di
negara-negara Asia melahirkan fenomena yang menarik. Perkembangan dan kemajuan
ekonomi telah meningkatakan rasa percaya diri dan ketahanan diri sebagai suatu
bangsa akan semakin kokoh. Bangsa-bangsa Barat tidak lagi dapat melecehkan bangsa-bangsa
Asia.
b. Tekanan Kompetensi yang tejam di
berbagai kehidupan sebagai konsekuensi globalisasi, akan melahirkan generasi
yang disiplin, tekun dan pekerja keras.
Meskipun
demikian kemajuan teknologi akan berpengaruh negatif pada aspek budaya, yaitu akan
terjadinya kemerosotan moral di kalangan warga masyarakat, khususnya di
kalangan remaja dan pelajar. Kemajuan kehidupan ekonomi yang terlalu menekankan
pada upaya pemenuhan berbagai keinginan material telah menyebabkan sebagian
warga masyarakat menjadi “kaya dalam materi tetapi miskin dalam rohani”.
4. Bidang
Pendidikan
Teknologi mempunyai peran yang sangat penting dalam
bidang pendidikan, antara lain :
a. Munculnya media massa, khususnya media elektronik
sebagai sumber ilmu dan pusat pendidikan. Dampak dari hal ini adalah guru bukan
satu-satu nya sumber ilmu pengetahuan.
b. Munculnya metode-metode pembelajaran
yang baru, yang akan memudahkan siswa dan guru dalam proses pembeljaran. Dengan
kemajuan teknologi terciptalah metode-metode baru yang membuat siswa mampu
memahami materi-materi yang abstrak.
Disamping
itu juga terdapat dampak negatif dalam proses pendidikan, antara lain :
a. Penyalahhgunaan
pengetahuan bagi orang-orang tertentu untuk melakukan tindakan kriminal.
5. Bidang
politik
Dibidang politik internasional juga
terdapat kecenderungan tumbuh berkembangnya regionalisme. Kemajuan di bidang
teknologi komunikasi telah menghasilkan kesadaran regionalisme. Ditambah dengan
kemajuan dibidang teknologi transportasi telah menyebabkan meningkatnya kesadaran
tersebut. Kesadaran itu akan terwujud dalam bidang kerjasama ekonomi, sehingga
regionalisme melahirkan kekuatan ekonomi baru.
PROPOSISI
1.
Pernyataan
(Proposisi)
Di dalam
matematika, tidak semua kalimat berhubungan dengan logika. Hanya kalimat yang
bernilai benar atau salah saja yang digunakan dalam penalaran. Kalimat tersebut
dinamakan proposisi(preposition).
Sebuah
proposisi(proposition) atau statement ialah sebuah
kalimat deklaratif yang memiliki tepat satu nilai kebenaran, yaitu:”Benar”(B) atau ”Salah”(S).
Kalimat
tanya atau kalimat perintah tidak dianggap sebagai pernyataan.
Berikut ini
adalah beberapa contoh proposisi :
a. 1 + 2
= 3
b. Presiden
RI tahun 2005 adalah SBY
c.
6 adalah
bilangan prima
d. Warna
bendera RI adalah biru dan merah
Kalimat-kalimat di atas adalah kalimat proposisi
karena dapat diketahui benar/salahnya. Kalimat (a) dan (b) bernilai benar,
sedangkan kalimat (c) dan (d) bernilai salah.
Kalimat-kalimat berikut bukan pernyataan :
1.
x + 2 = 10.
2. Minumlah
sirup ini dua kali sehari.
3. Alangkah
cantiknya gadis itu!
2.
Mengkombinasikan
Proposisi
Kita dapat
membentuk proposisi baru dengan cara mengkombinasikan satu atau lebih
proposisi. Operator yang digunakan untuk mengkombinasikan proposisi
disebut operator logika. Operator logika dasar yang digunakan
adalah dan (and),atau (or),
dan tidak (not). Dua operator pertama dinamakan
operator biner karena operator tersebut mengoperasikan dua
buah proposisi, sedangkan operator ketiga dinamakan operator unerkarena
ia hanya membutuhkan satu buah proposisi.
Proposisi
baru yang diperoleh dari pengkombinasian tersebut dinamakan proposisi
majemuk (compound proposition). Proposisi yang bukan merupakan
kombinasi proposisi lain disebut proposisi atomik. Dengan kata
lain, proposisi majemuk disusun dari proposisi-proposisi atomik. Metode
pengkombinasian proposisi dibahas oleh matematikawan Inggris yang bernama
George Boole pada tahun 1854 di dalam bukunya yang terkenal, The Laws
of Thought. Proposisi majemuk ada tiga macam, yaitu konjungsi,
disjungsi, dan ingkaran.
Misalkan p
dan q adalah proposisi.
Negasi
Untuk
sembarang proposisi, p, yang memiliki nilai kebenaran, B/S, maka
negasinya ditulis sebagai, ~p, memiliki nilai kebenaran lawannya, S/B.
Berikut ini
adalah contoh negasi :
p : Palembang
adalah ibukota propinsi Sumatera Selatan.
~p :
Tidak benar Palembang adalah ibukota propinsi Sumatera
Selatan.
Atau
Palembang
bukan ibukota propinsi Sumatera Selatan.
Di sini ~p salah
karena p benar.
Tabel
Kebenaran Dari Negasi :
Konjungsi
Konjungsi p
dan q dinyatakan dengan, pΛq, adalah sebuah proposisi yang
bernilai benar jika proposisi p dan q keduanya bernilai benar.
Berikut ini
adalah contoh konjungsi :
p : Hari ini
hari Sabtu.
q : Matahari
bersinar cerah.
pΛq :
Hari ini hari Sabtu dan matahari berinar cerah.
Tabel
Kebenaran Dari Konjungsi :
Disjungsi
Disjungsi p
dan q dinyatakan dengan, p vq, adalah proposisi yang
bernilai salah jika proposisi p dan q keduanya bernilai salah.
Berikut ini
adalah contoh disjungsi :
p : Hari ini
hari Sabtu.
q : Matahari
bersinar cerah.
p vq :
Hari ini hari Sabtu atau matahari berinar cerah.
Tabel
Kebenaran Dari Disjungsi :
1.
Hukum-hukum
Logika Proposisi
Dalam logika
proposisi terdapat beberapa hukum atau sifat operasinya,yakni:
1)
Hukum
Identitas
p v F ↔ p
p
Λ T ↔ p
2)
Hukum
null/Dominasi
p Λ F ↔ F
p
v T ↔ T
3)
Hukum Negasi
p
v ~p ↔ T
p
Λ ~p ↔ F
4)
Hukum
Idempoten
p v p ↔ p
p
Λ p ↔ p
5)
Hukum
involusi (negasi ganda)
(i) ~
(~p) ↔ p
6)
Hukum
Penyerapan
p v (p Λ q) ↔ p
p
Λ (p v q) ↔ p
7)
Hukum
Komutatif
p v q ↔ q v p
p
Λ q ↔ q Λ p
8)
Hukum
Asosiatif
p v (q v r) ↔ (p v q) v r
p Λ (q Λ r )
↔ (p Λ q) Λ r
9)
Hukum
Distributif
p v (q Λ r) ↔ (p v q) Λ (p v r)
p Λ (q v r )
↔ (p Λ q) v (p Λ r)
10) Hukum De
Morgan
~(p Λ q) ↔
~p v ~q
~(p v q) ↔
~p Λ ~q
2.
Tabel
Kebenaran
Sebenarnya
tabel kebenaran ini sudah saya bahas di atas. Pada bagian ini saya hanya ingin
mengulangnya dan menjadikannya menjadi satu agar mudah untuk dibaca dan dipahami.
Logika
proposisi tidak bisa menggambarkan sebagian besar proposisi dalam matematika
dan ilmu komputer. Sebagai ilustrasi, perhatikan pernyataan berikut:
p : n adalah
bilangan ganjil.
Pernyataan p
bukan sebuah proposisi karena nilai kebenaran p bergantung pada nilai kebenaran
n. Sebagai contoh, p benar jika n=103 dan salah jika n=8. Karena kebanyakan
pernyataan dalam matematika dan ilmu komputer menggunakan peubah(variabel),
maka kita harus mengembangkan sistem logika yang mencakup pernyataan tersebut.
Contoh Soal
dan Pembahasannya
1.
Tentukan negasi dari pernyataan-pernyataan berikut:
a) Hari ini Jakarta banjir.
b) Kambing bisa terbang.
c) Didi anak bodoh
d) Siswa-siswi SMANSA memakai baju batik pada hari Rabu.
Pembahasan
a) Tidak benar bahwa hari ini Jakarta
banjir.
b) Tidak benar bahwa kambing bisa terbang.
c) Tidak benar bahwa Didi anak bodoh
d) Tidak benar bahwa siswa-siswi SMANSA memakai baju batik pada hari Rabu.
Atau boleh juga dengan format berikut:
a) Hari ini Jakarta tidak banjir.
b) Kambing tidak bisa terbang.
c) Didi bukan anak bodoh
d) Siswa-siswi SMANSA tidak memakai baju batik pada hari Rabu.
b) Tidak benar bahwa kambing bisa terbang.
c) Tidak benar bahwa Didi anak bodoh
d) Tidak benar bahwa siswa-siswi SMANSA memakai baju batik pada hari Rabu.
Atau boleh juga dengan format berikut:
a) Hari ini Jakarta tidak banjir.
b) Kambing tidak bisa terbang.
c) Didi bukan anak bodoh
d) Siswa-siswi SMANSA tidak memakai baju batik pada hari Rabu.
2. Tentukan
negasi (ingkaran) dari pernyataan-pernyataan berikut.
a) p : Semua dokter memakai baju
putih saat bekerja.
b) p : Semua jenis burung bisa terbang
c) p : Semua anak mengikuti ujian fisika hari ini.
b) p : Semua jenis burung bisa terbang
c) p : Semua anak mengikuti ujian fisika hari ini.
Pembahasan
Pernyataan yang memuat kata "Semua" atau "Setiap" negasinya memuat kata "Beberapa" atau "Ada" seperti berikut:
a) ~p : Ada dokter tidak memakai baju putih saat bekerja.
b) ~p : Beberapa jenis burung tidak bisa terbang
c) ~p : Beberapa anak tidak mengikuti ujian fisika hari ini.
Pernyataan yang memuat kata "Semua" atau "Setiap" negasinya memuat kata "Beberapa" atau "Ada" seperti berikut:
a) ~p : Ada dokter tidak memakai baju putih saat bekerja.
b) ~p : Beberapa jenis burung tidak bisa terbang
c) ~p : Beberapa anak tidak mengikuti ujian fisika hari ini.
3. Ingkaran dari pernyataan “Beberapa bilangan prima adalah
bilangan genap” adalah....
A. Semua bilangan prima adalah bilangan genap.
B. Semua bilangan prima bukan bilangan genap.
C. Beberapa bilangan prima bukan bilangan genap.
D. Beberpa bilangan genap bukan bilangan prima.
E. Beberapa bilangan genap adalah bilangan prima.
A. Semua bilangan prima adalah bilangan genap.
B. Semua bilangan prima bukan bilangan genap.
C. Beberapa bilangan prima bukan bilangan genap.
D. Beberpa bilangan genap bukan bilangan prima.
E. Beberapa bilangan genap adalah bilangan prima.
Pembahasan
p : Beberapa bilangan
prima adalah bilangan genap
~p : Semua bilangan prima bukan bilangan genap
~p : Semua bilangan prima bukan bilangan genap


Komentar
Posting Komentar