2PA04-Penulisan-Valentina Dumaris-Online Game
Nama : Valentina Dumaris Simangunsong
NPM :
16515998
ONLINE
GAME
Game adalah sesuatu yang dapat
dimainkan dengan aturan tertentu sehingga ada yang menang dan ada yang kalah,
biasanya dalam konteks tidak serius atau dengan tujuan hiburan. Sedangkan game online
adalah game komputer yang dimainkan oleh lebih dari satu orang yang dilakukan
dengan internet. Game online terbagi menjadi dua jenis yaitu web based game dan
text based game. Web based game adalah aplikasi game yang diletakkan pada
server di internet dimana pemain hanya perlu menggunakan akses internet dan
browser untuk mengakses game tersebut. Jadi tidak perlu menginstal atau
mengepatch untuk memainkan gamenya. Sedangkan text based game bias dibilang
sebagai awal dari web based games. Text based games sudah ada sejak lama,
dimana saat sebagian besar komputer masih berspesifikasi rendah dan sulit untuk
memainkan games dengan grafis yang hebat, sehingga game tersebut pemainnya
hanya berinteraksi dengan teks-teks yang ada dan sedikit gambar.
Kasus
:
Kabar
duka datang dari seorang gamer yang meninggal dunia di sebuah warnet
(warung internet) di negara Cina setelah ia bermain game World of Warcraft
dalam waktu 19 jam non-stop tanpa mengambil waktu istirahat. Menurut
yang dilaporkan laman Telegraph, Jumat (6/3/2015), kamera CCTV dari
warnet tersebut menunjukkan gerak gerik sang gamer yang bernama Wu
Tai, mengalami batuk-batuk tidak berhenti dan langsung terjatuh dari kursinya. Pria
yang berumur 24 tahun ini mengunjungi warnet yang berlokasi di Shanghai
tersebut untuk bermain game role-playing fantasy populer, World of
Warcraft, untuk bertanding bersama teman-temannya yang lain. Dari cuplikan CCTV
yang diperlihatkan, banyak gamer lainnya yang terkejut dan terdiam
melihat Wu yang tak sadarkan diri setelah terbatuk-batuk. Lalu ia diangkat oleh
tim paramedis yang segera datang ke lokasi kejadian di warnet tersebut. Salah
seorang rekan gamer-nya yang bernama Hsin Lo memanggil ambulans
setelah ia menyadari kondisi Wu yang sudah mulai pucat dan sakit meskipun ia
tetap untuk melanjutkan untuk bermain. "Saya mendengarnya mulai mengerang
dan batuk-batuk, kondisinya mulai pucat dan ia mulai terlihat tidak nyaman. Ia
juga terlihat menyeka mulutnya dengan sebuah saputangan dan ternyata ia mengeluarkan
darah." ujar Hsin Lo.
Ketika
tim paramedis datang, mereka mencoba untuk menyadarkan Wu, sayangnya, pada saat
itu ia telah menghembuskan nafas terakhirnya. Perwakilan dari pihak kepolisian
setempat juga mengatakan bahwa mereka sedang menyelidiki penyebab kematian dari
Wu lewat otopsi yang akan dilakukan. Mereka masih mencoba mencari tahu apakah
Wu benar-benar mati karena bermain game secara non-stop dalam waktu 19
jam atau ada penyebab lain. Sementara, warnet yang berlokasi di Shanghai
tersebut juga menjadi lokasi penyelidikan kepolosian setempat. Benar atau
tidaknya kematian Wu terkait bermain game secara terus menerus, semoga ini
menjadi pelajaran bagi para gamer bahwa bermain game bukanlah
aktifitas utama dalam kehidupan sehari-hari, dan penting diingat mengambil waktu
istirahat di tengah-tengah waktu bermain game sangat penting untuk dilakukan.
Dampak
Game Online :
A. Dampak
positif
1.
Setiap game memiliki tingkat kesulitan/Level yang
berbeda. Umumnya permainan inidilengkapi pernak-pernik senjata, amunisi,
karakter dan peta permainan yang berbeda. Untuk menyelesaikan level atau
mengalahkan musuh secara efisien diperlukan strategi. Permainan game online
akan melatih pemainnya untuk dapat memenangkan permainan dengan cepat, efisien
dan menghasilkan lebih banyak poin.
2.
Meningkatkan konsentrasi.Kemampuan konsentrasi pemain
game online akanmeningkat karena mereka harus menyelesaikan beberapa tugas,
mecari celah yang mungkin bisa dilewati dan memonitor jalannya permainan.
Semakin sulit sebuah game maka semakin diperlukan tingkat konsentrasi yang
tinggi.
3.
Meningkatkan koordinasi tangan dan mata. Penelitian
yang dilakukan di Manchester University dan Central Lanchashire University
menyatakan bahwa orang yang bermain game 18 jam seminggu atau sekita dua
setengah jam perhari dapat meningkatkan koordinasi antara mata dan tangan
4.
meningkatkan kemampuan membacaPsikolog dari Finland
Univesity menyatakan bahwa game meningkatkan kemampuan membaca pada anak-anak.
Jadi pendapat yang menyatakan bahwa jenis permainan ini menurunkan tingkat
minat baca anak sangat tidak beralasan.
5.
Meningkatkan kemampuan berbahasa inggrisSebuah studi
menemukan bahwa gamersmempunyai skil berbahasa inggris yang lebih baik meskipun
tidak mengambil kursus pada masa sekolah maupun kuliah. Ini karena banyak alur
cerita yang diceritakan dalam bahasa inggris dan kadang kala mereka chat dengan
pemain lain dari berbagai negara.
6.
Meningkatkan pengetahuan tentang komputeruntuk dapat
menikmati permainandengan nyaman dan kualitas gambar yang prima seorang peman
game online akan berusaha mencari informasi tentang spesifikasi komputer dan
koneksi internet yang dapat digunakan untuk memainkan game tersebut. Karena
pengguna komputer aktif biasanya mereka juga akan belajar troubleshooting
komputer dan overclocking.
7.
Meningkatkan kemampuan mengetikKemampuan mengetik sudah
pasti meningkatkarena mereka menggunakan keyboard dan mouse untuk mengendalikan
permainan.
B. Dampak
Negatif
1.
Menimbulkan adiksi (Kecanduan) yang kuat
Sebagian besar game yang beredar saat ini memang
didesain supaya menimbulkan kecanduan para pemainnya. semakin seseorang
kecanduan pada suatu game maka pembuat game semakin diuntungkan karena
peningkatan pembelian gold/tool/karakter dan sejenisnya semakin meningkat. Tapi
keuntungan produsen ini justru menghasilkan dampak yang buruk bagi kesehatan
psikologis pemain game.
2.
Mendorong melakukan hal-hal negatif
Walaupun jumlahnya tidak banyak tetapi cukup
sering kita menemukan kasus pemain game online yang berusaha mencuri ID pemain
lain dengan berbagai cara. Kemudian mengambil uang didalamnya atau melucuti
perlengkapannya yang mahal-mahal. Kegiatan mencuri ID ini biasanya juga
berlanjut pada pencurian akun lain seperti facebook, email dengan menggunakan
keylogger, software cracking dll.Bentuk pencurian ini tidak hanya terbatas pada
pencurian id dan password tetapi juga bisa menimbulkan pencurian uang –
meskipun biasanya tidak banyak (dari uang SPP misalnya) dan pencurian waktu,
misalnya membolos sekolah demi bermain game.
3.
Berbicara kasar dan kotor
Entah ini terjadi di seluruh dunia atau hanya
Indonesia tetapi sejauh yang penulis temui di warnet-warnet diberbagai kota.
Para pemain game online sering mengucapkan kata-kata kotor dan kasar saat
bermain di warnet atau game center.
4.
Terbengkalainya kegiatan di dunia nyata
Keterikatan pada waktu penyelesaian tugas di game
dan rasa asik memainkannya seringkali membuat berbagai kegiatan terbengkalai.
Waktu beribadah, tugas sekolah, tugas kuliah ataupun perkerjaan menjadi
terbengkalai karena bermain game atau memikirkannya. Apalagi banyak permainan yang
terus berjalan meskipun kita sudah offline.
5.
Perubahan pola makan dan istirahat
Pernah mengalaminya? Perubahan pola istirahat dan
pola makan sudah jamak terjadi pada gamers karena menurunnya kontrol diri.
Waktu makan menjadi tidak teratur dan mereka sering tidur pagi demi mendapat
happy hour (internet murah pada malam-pagi hari)
6.
Pemborosan
Uang untuk membayar sewa komputer di warnet dan
membeli gold/poin/karakter kadangkala nilainya bisa mencapai jutaan rupiah.
Belum lagi koneksi internet, dan upgrade spesifikasi komputer dirumah.
7.
Mengganggu kesehatan
Duduk terus menerus didepan komputer selama
berjam-jam jelas menimbulkan dampak negatif bagi tubuh.
Jadi
untuk seluruh orangtua mempunyai anak yang kecanduan bermain Game Online,
dihimbau untuk diperhatikan secara baik-baik. Kita juga tidak mau mempunyai
anak-anak yang bisa saja menjadi anak yang nakal atau bandel karena kecanduan
Game Online. Maka dari itu jangan terlalu dibiarkan anak-anak dalam bermain.
Bimbing tapi juga jangan terlalu diketatkan.

Komentar
Posting Komentar