#SIP KOMPUTER DAN KOGNISI MANUSIA


A.    KOMPUTER DAN KOGNISI MANUSIA
1.      Arsitektur komputer beserta kelebihan dan kelemahan
Arsitektur komputer adalah bagian yang terkait erat dengan unit-unit operasional dan interkoneksi antara komponen penyusun sistem komputer dalam merealisasikan aspek arsitektur-nya (Munazilin, 2017).

Menurut Rahman, Wawan, dan Eka (2008) adapun kelebihan dan kekurangan komputer adalah sebagai berikut:
Kelebihan komputer antara lain:
1)      Bekerja dengan komputer sebagai sesuatu yang baru bagi pembelajar , menimbulkan motivasi bagi mereka untuk lebih menekuni materi yang disajikan
2)      Dengan adanya warna, musik, dan grafik yang dianimasi dapat menambahkan realisme, dan merangsang untuk mengadakan latihanlatihan kerja, kegiatan laboratorium, simulasi dan sebagainya
3)      Kecepatannya dalam hal menanggapi respon pembelajar , justru merupakan sesuatu yang mengandung nilai-nilai penguatan (reinforcement).
4)      Kemampuannya untuk mengingat secara cepat dan tepat, memungkinkan perlakuan/pekerjaan pembelajar yang lalu dapat dicatat dengan baik, dan dapat digunakan untuk merencanakan langkah-langkah selanjutnya.
5)      Andaikata komputer itu manusia, maka dapat digambarkan sebagai suatu pribadi yang sabar, sehinga dalam hal menggunakannya nampak suatu suasana tenang, aman, positif, dan tepat guna.
6)      Kemampuan komputer dalam hal menyimpan dokumen secara aman, memungkinkan pengajaran individual dapat dijalankan dengan baik. Bagi guru, persiapan-persiapan dapat dijalankan dengan baik untuk semua pembelajar (khususnya bagi pembelajar -pembelajar yang berbakat), dan kemajuan mereka dapat dimonitor
7)      Jangkauan kontrol guru lebih luas, dan banyak informasi dapat diperoleh; membantu guru mengadakan kontrol yang lebih ketat dan baik, tertuju pada bagian-bagian yang secara langsung merupakan kesulitan bagi pembelajar.

Adapun kelemahan komputer adalah sebagai berikut:
1)      Komputer tidak dapat membuat setiap hal jelas, seperti apa yang dikehendaki guru. Gagasan guru yang telah tersusun dalam perangkat pembelajaran belum tentu dapat diterima jelas oleh semua pembelajar . Komputer membantu guru dalam menjelaskan sebagian dari peran guru.
2)      Komputer bukanlah alat bantu yang harus digunakan secara terus menerus, melainkan digunakan pada saat-saat tertentu dimana diperlukan oleh guru dan pembelajar . Penggunaan komputer dalam pengajaran dapat digunakan pada saat pembelajar memerlukan bantuan untuk meningkatkan prestasi belajarnya
3)      Komputer tidak dapat mengatasi permasalahan yang dihadapi secara individual dalam proses pembelajaran. Dan disinilah peran guru sangat penting untuk mengatasi permasalahan tersebut, sehingga komputer tidak mungkin menggantikan peran guru dalam proses pembelajaran, terutama pembelajar yang lambat daya tangkapnya terhadap informasi yang disampaikan.
4)      Komputer tidak dapat menjangkau aspek afektif / sikap dari ranah pembelajaran sehingga komputer belum dapat digunakan mengubah tingkah laku pembelajar ke arah yang lebih baik.
5)      Proses pembelajaran dengan komputer relatif lebih mahal dari media lain. Komputer memerlukan adanya pemikiran yang matang sebelum menggunakan komputer dalam pembelajaran; ditinjau dari segi biaya serta kegunaannya. Pemeliharaannya pun merupakan masalah yang perlu dipikirkan.
6)      Merancang dan produksi program untuk kepentingan proses pembelajaran dengan komputer mempunyai konsekuensi biaya, waktu dan tenaga yang tidak sedikit
7)      Sering ada masalah yang tumpang tindih. Sering perangkat lunak (software) yang disiapkan untuk digunakan pada satu komputer tidak cocok untuk digunakan pada komputer lain.

2.      Struktur Kognisi Manusia
Menurut Piaget (1896) struktur kognitif merupakan mental framework (kerangka mental) yang dibangun seseorang dengan mengambil informasi dari lingkungan dan menginterpretasi, mereorganisasi serta mentransformasikannya. Struktur kognitif seseorang tidak lain adalah organisasi pengetahuan faktual yang diperoleh dari lingkungan. Struktur kognitif yang terbentuk dari informasi lingkungan sebagai suatu stimulus dari lingkungan yang selalu berubah, maka struktur kognitif atau pengetahuan pun akan terus berkembang (Husamah, Yuni Pantiwati, Ariana Restian, Puji Sumarsono, 2018).
3.      Hubungan antara Arsitertur Komputer dan kognisi manusia
Hubungan anatara arsitektur komputer dengan koginisi manusia, arsitekture komputer membantu untuk pengaplikasian apa yang ada didalam kognisi manusia untuk terwujudkan dalam bentuk visual. Perangkat lunak yang bekerja membantu menggambarkan pola kognitif manusia berfungsi melahirkan penelitian tentang kognisi manusia.

REVERENSI
Munazilin Akhlis. (2017). Arsitertur Komputer. Yogyakarta: Deeepublish.
Rahman R.J., Wawan Setiawan, dan Eka F.R. (2008). Optimalisasi Macromedia Flash Untuk Mendukung Pembelajaran Berbasis Komputer Pada Program Studi Ilmu Komputer FPMIPA UPI. Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi, 1(2), 1979-9264.
Husamah., Yuni, Patiwati., Arina, Restian., Puji, Sumarsono. (2018). Belajar dan Pembelajaran. Malang: Universitas Muhammadiyah Malang.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

#SIP DEFENISI SISTEM INFORMASI PSIKOLOGI

PERKEMBANGAN IPA & ASAL MULA KEHIDUPAN DI BUMI

#SIP-APLIKASI PISKOLOGI