KIMIA DAN FISIKA



Nama                   : Valentina Dumaris Simangunsong
NPM           : 16515998
Kelas          : 1PA03
KIMIA DAN FISIKA
1.1 Pengertian Kimia dan Fisika
*    Pengertian Kimia
Ilmu kimia adalah ilmu yang mempelajari tentang peristiwa atau fenomena yang terjadi dialam, lebih spesifiknya lagi mempelajari tentang materi dan perubahan yang menyertainya. Ilmu kimia seringkali dikatakan sebagai central sain karena pada disiplin ilmu apapun selalu berkaitan dengan kimia. Seorang ahli yang melakukan eksperimen tentang kimia dikatakan sebagai ilmuwan, dimana ilmuwan tersebut melakukan peneletian tentang perubahan materi dan perubahan yang menyertainya.
   Kimia dalam kehidupan sehari - hari ada dimana-mana, semua yang anda rasakan, anda cium, anda cicipi adalah kimia. Ketika kamu menangis terjadi reaksi kimia, ketika kamu laper terjadi reaksi kimia, sehingga mempelajari kimia sangat penting untuk mengetahui sebenarnya apa yang terjadi didunia ini. Cabang Ilmu kimia, Ilmu kimia memiliki banyak cabang-cabang ilmu diantaranya adalah ilmu kimia analitik, ilmu kimia organik, ilmu kimia anorganik, ilmu biokimia, dan kimia nuklir.
Kimia analitik adalah analisis cuplikan bahan untuk memperoleh pemahaman tentang susunan kimia dan strukturnya. Kimia analitik melibatkan metode eksperimen standar dalam kimia. Metode-metode ini dapat digunakan dalam semua subdisiplin lain dari kimia, kecuali untuk kimia teori murni.
Kimia organik mengkaji struktur, sifat, komposisi, mekanisme, dan reaksi senyawa organik. Suatu senyawa organik didefinisikan sebagai segala senyawa yang berdasarkan rantai karbon.
Kimia anorganik mengkaji sifat-sifat dan reaksi senyawa anorganik. Perbedaan antara bidang organik dan anorganik tidaklah mutlak dan banyak terdapat tumpang tindih, khususnya dalam bidang kimia organologam.
Biokimia mempelajari senyawa kimia, reaksi kimia, dan interaksi kimia yang terjadi dalam organisme hidup. Biokimia dan kimia organik berhubungan sangat erat, seperti dalam kimia medisinal atau neurokimia. Biokimia juga berhubungan dengan biologi molekular, fisiologi, dan genetika.
Kimia nuklir mengkaji bagaimana partikel subatom bergabung dan membentuk inti. Transmutasi modern adalah bagian terbesar dari kimia nuklir dan tabel nuklida merupakan hasil sekaligus perangkat untuk bidang ini.

*    Pengertian Fisika
Fisika berasal dari bahasa Yunani yang berarti “alam”. Fisika adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari sifat dan gejala pada benda-benda di alam. Gejala-gejala ini pada mulanya adalah apa yang dialami oleh indra kita, misalnya penglihatan menemukan optika atau cahaya, pendengaran menemukan pelajaran tentang bunyi, dan indra peraba yang dapat merasakan panas. Fisika menjadi ilmu pengetahuan yang mendasar, karena berhubungan dengan perilaku dan struktur benda, khususnya benda mati. Menurut sejarah, fisika adalah bidang ilmu yang tertua, karena dimulai dengan pengamatanpengamatan dari gerakan benda-benda langit, bagaimana lintasannya, periodenya, usianya, dan lain-lain. Bidang ilmu ini telah dimulai berabad-abad yang lalu, dan berkembang pada zaman Galileo dan Newton. Galileo merumuskan hukum-hukum mengenai benda yang jatuh, sedangkan Newton mempelajari gerak pada umumnya, termasuk gerak planet-planet pada sistem tata surya. Gerak planet-planet dalam sistem tata surya dipelajari dalam Fisika.

1.2 Sifat Kimia dan Fisika
*      Sifat Kimia
Sifat kimia adalah perubahan yang dialami suatu benda yang membentuk zat baru.
ciri-ciri suatu zat yang berhubungan dengan terbentuknya zat jenis baru. Contoh sifat kimia antara lain mudah terbakar, mudah busuk, mudah meledak , beracun, dan berkarat (korosif).
Berikut ini pembahasan mengenai sifat-sifat kimia :
  • Mudah terbakar
Bensin termasuk zat yang mudah terbakar. Sehingga, di stasiun pengisian bahan bakar terdapat larangan “DILARANG MEROKOK“. Dengan mengetahui sifat dari bahan-bahan yang mudah terbakar, kita akan dapat menggunakannya secara aman.
  • Mudah busuk
Akibat terjadi reaksi kimia dalam suatu makanan atau minuman, dapat mengakibatkan makanan dan minuman tersebut membusuk dan berubah rasa menjadi asam. Misal, nasi yang dibiarkan berhari–hari bereaksi dengan udara menjadi basi, susu yang berubah rasa menjadi asam.
  • Berkarat
Reaksi antara logam dan oksigen dapat mengakibatkan benda tersebut berkarat. Logam, seperti : besi dan seng memiliki sifat mudah berkarat.
  • Mudah meledak
Interaksi zat dengan oksigen di alam ada yang mempunyai sifat mudah meledak, seperti : magnesium, uranium dan natrium.
  • Racun
Terdapat beberapa zat yang memiliki sifat kimia beracun, antara lain: insektisida, pestisida, fungisida, herbisida dan rodentisida. Zat beracun tersebut digunakan manusia untuk membasmi hama, baik serangga maupun tikus.
*      Sifat Fisika
Sifat fisika adalah perubahan yang dialami suatu benda tanpa membentuk zat baru.
Sifat ini dapat diamati tanpa mengubah zat-zat penyusun materi tersebut. Sifat fisika antara lain wujud zat, warna, bau, titik leleh, titik didih, massa jenis, kekerasan, kelarutan, kekeruhan, kemagnetan, dan kekentalan. Berikut ini pembahasan mengenai sifat-sifat fisika tersebut :
  • Wujud zat
Wujud zat dibedakan atas zat padat, cair, dan gas. Zat tersebut dapat berubah dari satu wujud ke wujud lain. Beberapa peristiwa perubahan yang kita kenal, yaitu : menguap, mengembun, mencair, membeku, meyublim, dan mengkristal.


  • Warna
Setiap benda memiliki warna yang berbeda-beda. Warna merupakan sifat fisika yang dapat diamati secara langsung. Warna yang dimiliki suatu benda merupakan ciri tersendiri yang membedakan antara zat satu dengan zat lain. Misal, susu berwarna putih, karbon berwarna hitam, paku berwarna kelabu pudar dan lain–lain.
  • Kelarutan
Kelarutan suatu zat dalam pelarut tertentu merupakan sifat fisika. Air merupakan zat pelarut untuk zat-zat terlarut. Tidak semua zat dapat larut dalam zat pelarut. Misal, garam dapat larut dalam air, tetapi kopi tidak dapat larut dalam air.
  • Daya hantar listrik
Daya hantar listrik merupakan sifat fisika. Benda yang dapat menghantarkan listrik  baik disebut konduktor, sedangkan benda yang tidak dapat menghantarkan listrik disebut isolator. Benda logam pada umumnya dapat menghantarkan listrik. Daya hantar listrik pada suatu zat dapat diamati dari gejala yang ditimbulkannya. Misal, tembaga dihubungkan dengan sumber tegangan dan sebuah lampu. Akibat yang dapat diamati adalah lampu dapat menyala.
  • Kemagnetan
Berdasarkan sifat kemagnetan, benda digolongkan menjadi dua yaitu benda magnetik dan benda non magnetik. Benda magnetik adalah benda yang dapat ditarik kuat oleh magnet, sedangkan benda non magnetik adalah benda yang tidak dapat ditarik oleh magnet.
  • Titik Didih
Titik didih merupakan suhu ketika suatu zat mendidih.

  • Titik Leleh
Titik leleh merupakan suhu ketika zat padat berubah menjadi zat cair.
1.3 Perubahan Kimia dan Fisika
*   Perubahan Kimia
Perubahan kimia adalah perubahan yang disertai dengan terbentuknya zat yang baru. Perubahan kimia juga dikenal sebagai reaksi kimia. Terjadinya perubahan kimia dapat diidentifikasikan dengan pembentukan endapan atau gas, serta terjadinya perubahan warna. Pembentukan gelembung gas merupakan hasil dari perubahan kimia . Perubahan kimia mungkin juga mengakibatkan pembentukan endapan. Perubahan warna yang tak terduga atau pelepasan bau juga sering menunjukkan perubahan kimia.
Contoh perubahan kimia
Membusuk, membakar, memasak, dan berkarat termasuk dari perubahan kimia karena mereka menghasilkan zat-zat yang seluruhnya senyawa kimia baru. Misalnya, kayu terbakar menjadi abu, karbon dioksida, dan air. Ketika terkena air, zat besi menjadi campuran beberapa oksida besi terhidrasi dan hidroksida. Ragi melakukan fermentasi untuk menghasilkan alkohol dari gula.
Misalnya, warna unsur  krom ditentukan oleh keadaan oksidasi tersebut; senyawa kromium tunggal hanya akan berubah warna jika mengalami reaksi oksidasi atau reduksi. Panas dari memasak telur mengubah interaksi dan bentuk protein dalam putih telur, sehingga mengubah struktur molekul dan mengubah putih telur dari tembus ke buram.
*   Perubahan Fisika
Perubahan fisika merupakan perubahan suatu zat yang tidak mengubah komposisi kimianya. Perubahan fisika terjadi karena perubahan wujud dan perubahan ukuran atau bentuknya. Molekul H2O yang membentuk air dapat berubah dari satu keadaan fisik yang lain, seperti dari kristal es ke cairan air menjadi uap air. Molekul-molekul itu sendiri tidak berubah ketika air merubah bentuknya. Banyak zat yang biasanya ditemukan dalam satu wujud atau yang lain, namun bisa mengubah keadaan mereka. Misalnya, nitrogen biasanya ditemukan sebagai gas tetapi dapat didinginkan menjadi nitrogen cair. Perubahan ukuran atau bentuk juga perubahan fisika. Misalnya, logam seperti tembaga dapat dipalu menjadi lembaran atau ditarik keluar di kabel panjang tanpa mengubah komposisi kimianya. Demikian pula, sepotong kain besar dapat dipotong-potong kecil dan dijahit menjadi selimut, mengubah ukuran dan bentuk kain. Sebuah bola kaca cair dapat tertiup ke vas atau dituangkan ke dalam cetakan untuk membentuk mangkuk kaca. Beberapa logam dapat dipanaskan dan didinginkan tanpa mengubah komposisi kimianya, seperti platinum. Ketika perubahan keadaan terjadi, ada juga perbedaan dalam ukuran dan bentuk. Bandingkan es batu dengan air membentuk genangan ketika mencair. Demikian pula, membandingkan ukuran tabung nitrogen cair dengan wadah untuk menahan volume yang sama gas nitrogen. Contohnya seperti es mencair, menjadi genangan air dengan komposisi kimia yang sama, ia mengubah ukuran dan bentuk. Ini adalah contoh dari perubahan fisika. Es yang mencair merupakan perubahan fisika

1.4 Klasifikasi
Setiap materi dapat diklasifikasikan ke dalam dua kelompok, yaitu campuran zat dan zat murni.
Zat campuran merupakan kombinasi fisik dari dua materi atau lebih. Contohnya tanah merupakan campuran dari pasir, lumpur dan humus dedaunan. 
Zat campuran yang tercampur secara merata dan sukar dipisahkan disebut sebagai campuran homogen, sedangkan yang dapat dengan mudah dipisahkan, disebut heterogen.
Zat murni merupakan zat yang memilki komposisi tunggal, tidak bercampur dengan zat lain. Contohnya sebatang besi merupakan satu materi murni.
Zat murni yang berasal dari satu unsur kimia disebut elemen/unsur kimia, sedangkan zat murni yang merupakan gabungan hasil reaksi dua unsur disebut senyawa kimia.

Contoh unsur kimia : Tembaga(Cu), emas(Au), Hidrogen(H2), gas Helium(He), gas Nitrogen(N2).
Contoh senyawa kimia : Air(H2O), Metana(CH4), Propana(C3H8) dll.



1.5 Unsur dan Sistem Periodik
*   Unsur
SIFAT FISIS adalah sifat yang dapat diukur danditeliti tanpa mengubah komposisi atau susunan darizat tersebut. Sebagai contoh, kita dapat mengukur titikleleh dari es dengan memanaskan sebuah balok es danmencatat pada suhu berapa es tersebut berubahmenjadi air. Air dengan es hanya berbeda dalam halpenampilan saja, bukan dalam komposisi, jadi initermasuk kedalam perubahan fisis. Demikian juga bilakita membekukan air tersebut kembali menjadi esseperti mula-mula. Karena itu, titik leleh dari suatu zattermasuk kedalam sifat fisisnya. Sama halnya bila kitamengatakan Helium lebih ringan daripada udara, kitamereferensikannya pada sifat fisis helium tersebut.
 SIFAT KIMIA adalah sifat yang untuk mengukurnyadiperlukan perubahan kimiawi. Sebagai contoh,pernyataan yang menyebutkan bahwa “Gas hidrogenterbakar oleh gas oksigen dan membentuk air” yangmendeskripsikan sifat kimia dari hidrogen, karenauntuk menyelidikinya kita harus melakukanperubahan kimiawi, dalam hal ini pembakaran. Setelahterjadi perubahan kimiawi, zat mula-mula, yakniHidrogen, menghilang dan berubah menjadi zat kimialain-air. Kita tidak dapat mengembalikan Hidrogendari air sebagaimana perubahan-perubahan fisis sepertipelelehan atau pembekuan.

*   Sistem Periodik


2.1 Cabang Fisika
Cabang-cabang fisika itu sebenarnya sangat banyak. Selain itu, cabang-caang ilmu fisika juga banyak berkaitan dengan cabang-cabang ilmu lainnya. Cabang-cabang dalam ilmu fisika dapat dijelaskan sebagai berikut:
1.      Mekanika adalah satu cabang fisika yang mempelajari tentang gerak.Mekanika klasik terbagi atas 2 bagian yakni Kinematika dan Dinamika.
a. Kinematika membahas bagaimana suatu objek yang bergerak tanpa menyelidiki. 
b.Dinamika mempelajari bagaimana suatu objek yang bergerak dengan menyelidiki      penyebab.
Mekanika kuantum adalah cabang dasar fisika yang menggantikan mekanika klasik pada tataran atom dan subatom. Mekanika fluida adalah cabang ilmu fisika yang mempelajari fluida (yang dapat berupa cairan dan gas).
2.      Elektronika adalah ilmu yang mempelajari alat listrik arus lemah yang dioperasikan dengan cara mengontrol aliran elektron atau partikel bermuatan listrik dalam suatu alat seperti komputer, peralatan elektronik, termokopel, semikonduktor, dan lain sebagainya.
3.   Teknik Elektro atau Teknik listrik (bahasa Inggris: electrical engineering) adalah salah satu bidang ilmu teknik mengenai aplikasi listrik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
4.   Elektrostatis adalah ilmu yang mempelajari listrik statis.
5.   Elektrodinamis adalah ilmu yang mempelajari listrik dinamis.
6.   Bioelektromagnetik adaIah disiplin ilmu yang mempelajari fenomena   listrik, magnetik dan elektromagnetik yang muncul pada jaringan makhluk bidup.
7.   Termodinamika adalah kajian tentang energi atau panas yang berpindah
8.   Fisika inti adalah ilmu fisika yang mengkaji atom / bagian-bagian atom
Fisika Gelombang adalah cabang ilmu fisika yang mempelajari tentang gelombang
.
9.   Fisika Optik (Geometri) adalah ilmu fisika yang mempelajari tentang cahaya.
10. Kosmografi/astronomi adalah ilmu mempelajari tentang perbintangan dan benda-benda angkasa.
11. Fisika Kedokteran (Fisika Medis) membahas bagaimana penggunaan ilmu fisika dalam bidang kedokteran (medis), di antaranya:
  1. Biomekanika meliputi gaya dan hukum fluida dalam tubuh 
  2. Bioakuistik (bunyi dan efeknya pada sel hidup/ manusia) 
  3. Biooptik (mata dan penggunaan alat-alat optik) 
  4. Biolistrik (sistem listrik pada sel hidup terutama pada jantung manusia)
12. Fisika radiasi adalah ilmu fisika yang mempelajari setiap proses di mana energi bergerak melalui media atau melalui ruang, dan akhirnya diserap oleh benda lain.
13. Fisika Lingkungan adalah Ilmu yang mempelajari kaitan fenomena fisika dengan lingkungan. Beberapa di antaranya antara lain :
  1. Fisika Tanah (dalam bumi)
  2. Fisika Tanah Permukaan
  3. Fisika udara 
  4. Hidrologi
  5. Fisika gempa (seismografi fisik)
  6. Fisika laut (oseanografi fisik)
  7. Meteorologi 
  8. Fisika awan
  9. Fisika Atmosfer
14. Geofisika adalah perpaduan antara ilmu fisika, geografi, kimia dan matematika. Dari segi Fisika yang dipelajari adalah:
a.         Ilmu Gempa atau Seismologi yang mempelajari tentang gempa 
b.         Magnet bumi 
c.         Gravitasi termasuk pasang surut dan anomali gravitasi bumi 
d.         (aspek listrik bumi), dll
15. Ekonomifisika yang merupakan aplikasi fisika dalam bidang ekonomi.
16. Fisika komputasi adalah solusi persamaan-persamaan dengan menggunakan Fisika, Matematika, dan lain- lain yang mengakibatkan fisika itu selalu ada dalam berbagai aspek.
17. Fisika Nuklir menjelaskan semua fenomena yang terjadi pada tingkat inti atom.ini berkaitan dengan menjelaskan fenomena seperti radioaktif. Perkembangan fisika nuklir menyebabkan produksi senjata nuklir seperti bom atom,bom hidrogen dan membuat sumber energi nuklir tesedia bagi umat manusia.
18. Mekanika klasik,ini adalah cabang tertua dari fisika yang menggambarkan gerak analitis dari semua objek pada skala makrokopis.ini menggambarkan segala sesuatu mengapa benda-benda seperti bola memantul,mengapa planet-planet berputar mengelilingi matahari.

19. Mekanika relativistik,dinyatakan bahwa massa yang bergerak makin besar bila kecepatan semakin besar. Selain itu,massa dan energi merupakan dua hal yang ekuivalen.
20. Zat Terkondesasi Fisika adalah cabang sub-fisika kuantum dan mekanika statistik, yang menggambarkan semua fenomena yang terjadi dalam materi, dalam bentuk kental. Ini mencakup segala sesuatu jenis benda,yaitu cairan, padat dan gas. Perangkat fisika semikonduktor, yang dengan perangkat tersebut membuat zaman  teknologi informasi sekarang menjadi mudah, adalah hasil dari perkembangan penelitian dalam fisika benda terkondensasi. Ini menggambarkan semua fenomena dalam berbagai aspek seperti ferromagnetism, superfluiditas dan superkonduktivitas
21. Astronomi dan Astrofisika adalah studi pengamatan alam semesta dalam semua perwujudannya dan astrofisika (sebuah penyatuan dari semua cabang fisika), merupakan dasar teoritis, yang dapat menjelaskan semua fenomena dalam alam semesta. Cabang ini adalah yang paling mencakup semua dari semua cabang fisika, yang memiliki tujuan tunggal untuk menjelaskan setiap fenomena yang terjadi di alam semesta.
22. Bidang Teori Kuantum
Cabang ini adalah yang menggambarkan partikel fisika, yang sangat kecil dan sangat cepat. Juga sebagai fisika partikel. Cabang fisika ini didasarkan pada tiga dasar teoritis mekanika kuantum, teori relativitas khusus dan konsep bidang. Penyatuan dari semua tiga fondasi ini adalah untuk menggambarkan fisika partikel dasar materi. Ini adalah salah satu cabang fisika yang paling sulit, yang menggambarkan system dari penciptaan utama dari alam semesta.
23. Teori Relativitas Umum dan Kosmologi
Teori relativitas umum adalah teori yang tepat, untuk menjelaskan gravitasi di semua skala. Ini menafsirkan gravitasi bukan sebagai gaya, tetapi sebagai konsekuensi dari kelengkungan ruang-waktu. Ruang di sekitar benda besar benar-benar mendapat bengkok dan bungkuk. Gravitasi adalah hasil dari warping dari ruang waktu. Relativitas khusus menyatukan ruang dan waktu untuk 'ruang-waktu' dan relativitas umum membuat 'ruang-waktu' berinteraksi dengan materi. Berapa banyak warps ruang, tergantung pada konten materi dan energi di dalamnya.

2.2 Hubungan Fisika dengan Ilmu Lain
Fisika adalah dasar dari berbagai disiplin ilmu dan memberikan kontribusi langsung pada ilmu kimia, astronomi, teknik, dan bidang ilmiah lainnya. Fisika adalah dasar dari berbagai disiplin ilmu yang penting dan memberikan kontribusi langsung terhadap disiplin ilmu lain. Pada ilmu kimia dengan interaksi atom dan molekul, sehingga berakar dalam fisika atom dan molekul. Sebagian besar cabang rekayasa fisika terapan. Dalam arsitektur, fisika adalah jantung dari stabilitas struktural dan terlibat dalam akustik, pemanasan, pencahayaan, dan pendinginan bangunan. Bagian geologi sangat bergantung pada fisika, seperti penanggalan radioaktif, analisis gempa, dan perpindahan panas di Bumi. Beberapa disiplin ilmu, seperti biofisika dan geofisika, adalah cabang fisika dan disiplin ilmu lainnya.
Fisika memiliki banyak aplikasi dalam ilmu biologi. Pada tingkat mikroskopis, membantu menjelaskan sifat-sifat dinding sel dan membran sel. Pada tingkat makroskopik, dapat menjelaskan panas, kerja, dan kekuasaan yang terkait dengan tubuh manusia. Fisika terlibat dalam diagnosa medis, seperti sinar-X, magnetic resonance imaging (MRI), dan pengukuran aliran darah ultrasonik. Terapi medis kadang-kadang secara langsung melibatkan fisika, seperti: radioterapi kanker menggunakan radiasi pengion. Fisika juga dapat menjelaskan fenomena sensorik, seperti bagaimana alat musik membuat suara, bagaimana mata mendeteksi warna, dan bagaimana laser bisa mengirimkan informasi.
Batas antara fisika dan ilmu-ilmu lainnya tidak selalu jelas. Misalnya, ahli kimia mempelajari atom dan molekul, dari apa materi dibangun, dan ada beberapa ilmuwan yang menyebut diri mereka ahli kimia fisika atau fisika kimia. Ini mungkin tampak bahwa perbedaan antara fisika dan biologi akan lebih jelas, karena fisika berurusan dengan benda mati. Bahkan, hampir semua fisikawan setuju bahwa hukum dasar fisika yang berlaku untuk molekul dalam tabung reaksi bekerja sama dengan baik untuk kombinasi molekul yang merupakan bakteri. Apa yang membedakan fisika dari biologi adalah bahwa banyak dari teori-teori ilmiah yang menjelaskan makhluk hidup pada hasil akhirnya dari hukum-hukum dasar fisika, tetapi tidak berasal dari prinsip-prinsip fisika.
Hal ini tidak perlu untuk dipelajari secara formal semua aplikasi fisika. Apa yang paling berguna adalah pengetahuan tentang hukum-hukum dasar fisika dan keterampilan dalam metode analisis untuk menerapkannya. Studi fisika juga dapat meningkatkan kemampuan memecahkan masalah Anda. Selanjutnya, fisika telah mempertahankan aspek paling dasar dari ilmu pengetahuan, sehingga digunakan oleh semua ilmu. Studi fisika membuat ilmu-ilmu lain lebih mudah untuk dipahami.

3.1 Pengukuran, Besar, dan Dimensi
*    Pengukuran
Dalam ilmu fisika pengukuran dapat dilakukan pada sesuatu yang terdifinisi dengan jelas. Misalnya : pengukuran panjang, massa, temperatur, dll.
Pengukuran dapat dilakukan dengan dua cara yaitu :
1.Pengukuran Langsung
Dengan sesuatu alat ukur langsung memberikan hasil pengukuran
contoh : pengukuran lebar meja
2. Pengukuran tak langsung :
Dengan suatu cara dan perhitungan pengukuran ini barulah memberikan hasilnya.
contoh : pengukuran benda-benda kuno.

*    Besar
Pada suatu pengukuran terdapat besaran-besaran yang dianggap pokok dimana besaran ini dipakai sebagai dasar dari suatu pengukuran.
>Dalam mekanika ada tiga besaran pokok yaitu ; MASSA, PANJANG dan WAKTU,.
>Dalam Thermodinamika kita mengenal dua besaran pokok yaitu; SUHU dan JUMLAH ZAT ,
>Dalam listrik dan cahaya ada dua besaran pokok yaitu ; KUAT ARUS dan INTENSITAS CAHAYA,
>dan ada dua besaran pokok yang tak berdimensi yaitu Sudut Ruang dan Sudut Bidang.
Pada mulanya besaran-besaran pokok tidak mempunyai standart yang jelas . Untuk menghindari ini maka sejak tahun 1889 diadakan pertemuan rutin yang membahas berat dan pengukuran.
Pada pertemuan yang diadakan dalam periode 1954-1971 ditetapkan tujuh besaran pokok beserta satuannya. Sistim satuan yang digunakan adalah sistim satuan SI.

*    Dimensi
Dimensi menyatakan sifat fisis dari suatu besaran . Atau dengan kata lain dimensi merupakan simbul dari besaran pokok, seperti terlihat dalam tabel 1. Dimensi dapat dipakai untuk mengecek rumus – rumus fisika. Rumus fisika yang benar harus mempunyai dimensi yang sama pada kedua ruas .
Didalam suatu pengukuran ada dua kemungkinan yang akan terjadi yaitu mendapatkan angka yang terlalu kecil atau angka yang terlalu besar jika dipakai satuan diatas.
Untuk menyederhanakan permasalahan tersebut maka dalam pertemuan pada tahun 1960-1975 komite international di atas menetapkan awalan pada satuan-satuan tersebut.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

#SIP DEFENISI SISTEM INFORMASI PSIKOLOGI

PERKEMBANGAN IPA & ASAL MULA KEHIDUPAN DI BUMI

#SIP-APLIKASI PISKOLOGI